ruangbit.

Cara Penilaian Kinerja Pegawai

Ruangbit – Kami melayani jasa pembuatan aplikasi penilaian kinerja pegawai dengan layanan lengkap dan terpercaya, berikut ini kami sajikan tentang cara penilaian kinerja pegawai.

Pendahuluan

Setiap perusahaan melakukan survei atau survei terhadap karyawan, biasanya setiap tiga bulan, enam bulan atau satu tahun. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan metode evaluasi kinerja atau metode evaluasi karyawan. Evaluasi tidak hanya berguna untuk memberikan umpan balik untuk meningkatkan kinerja karyawan, tetapi juga sebagai dasar untuk membuat keputusan manajemen bisnis tentang terus bekerja dengan karyawan: berhenti atau melanjutkan.

Selain itu, hasil survei juga menentukan pegawai yang pekerjaannya di atas rata-rata, misalnya dalam bentuk uang, kenaikan gaji dan promosi.

Berikut jenis-jenis metode penilaian kinerja karyawan yang bisa Anda lakukan.

  • Traditional assessment

Dalam penilaian tradisional, manajer/penyelia mengevaluasi kinerja karyawan berdasarkan pengamatan. Manajer dan karyawan bertemu secara langsung dan mendiskusikan hasil kerja karyawan, tugas dan tugas yang dilakukan, serta tujuan kerja yang dicapai. Karyawan dengan nilai bagus mendapatkan kenaikan gaji.

Keuntungan dari metode ini adalah sederhana dan mudah dilakukan. Namun kekurangannya adalah penilaian tersebut bisa bersifat subjektif karena hanya berdasarkan pengamatan satu orang saja, yaitu supervisor.

  • Management by Objectives (MBO)

Sistem ini kinerja karyawan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan selama periode waktu tertentu. Proses MBO terdiri dari tiga fase:

  • Planning. Manajer dan karyawan Mengidentifikasi dan menetapkan tujuan dan jadwal yang dapat dicapai. Tujuan ini ditetapkan menurut metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Reasonable, Time-bound).
  • Monitoring. Pada titik ini, kedua belah pihak dapat mengukur kemajuan dan tujuan proyek,apa yang dicapai dan apa yang tidak. Manajer dapat memberikan umpan balik kepada karyawan.
  • Reviewing. Selama waktu ini, manajer dan karyawan hasil akhir, kemudian karyawan diberikan penilaian hasil kinerja secara keseluruhan dari waktu ke waktu.

Cara ini sangat baik untuk menciptakan komunikasi yang berkualitas dalam merencanakan dan mencapai tujuan. Kelemahannya adalah MBO hanya bekerja terhadap tujuan dan faktor kendalapenting lainnya.

  • Assessment Center Method

Militer Jerman memperkenalkan sistem penelitian pertama pada tahun 1930. Kemudian, sistem ini dikembangkan lebih lanjut dan diadaptasi untuk digunakan dalam perusahaan komersial. Lab menjelaskan bagaimana orang lain melihat dan mengevaluasi karyawan dan dampaknya terhadap kinerja karyawan. Penelitian dilakukan dengan metode partisipasi dalam demonstrasi sosial, diskusi informal, kegiatan pencarian fakta, pengambilan keputusan dan bermain game. Keuntungan dari metode ini adalah selain dapat menganalisis kinerja masing-masing individu, juga dapat memprediksi kinerja masa depan. Namun, sistem ini juga memiliki kelemahan yaitu hilangnya waktu dan biaya yang tidak terduga.

  • Behaviorally Anchored Rating Scale (BARS)

Sistem penilaian kinerja ini dapat mengukur kinerja secara kualitatif dan kuantitatif. BARS membandingkan kinerja karyawan dan membandingkan jumlah perilaku tertentu. Etika ini menjadi dasar evaluasi pekerjaan. Misalnya customer service perlu diberi empat tanda, sedangkan customer service perlu satu kali diberi nilai lima, dan seterusnya. Keuntungan dari metode ini adalah penggunaan prinsip yang jelas dan transparan, analisis kinerja yang menyeluruh dan analisis yang konsisten. Selain itu, metode ini juga mengurangi minat.

Bagi Anda yang sedang mencari jasa pembuatan aplikasi penilaian kinerja pegawai, ruangbit membuka jasa pembuatan aplikasi penilaian kinerja pegawai dengan kualitas terpercaya. Jika Anda ingin bekerjasama dengan kami dapat menghubungi WA : 0813-5799-3755.

Visit Us

PO Box 223158
Road Wordwide Country, USA

Email us

support@mail.com
creative@digital_agency.com

call us

+91-234-567-8900
+91-234-567-8999

get in touch