ruangbit.

Keuntungan dan Kerugian Buku Digital

Pendahuluan

Ruangbit – Pembelian buku pelajaran merupakan pengeluaran utama yang dihadapi mahasiswa saat akan kuliah. Sebuah studi baru-baru ini oleh Dewan Perguruan Tinggi siswa, dilaporkan membeli rata-rata $1240 untuk buku teks dan perlengkapan pendidikan selama tahun akademik 2018–2019. Jumlah ini meningkat sekitar 38% sejak terakhir kali dilaporkan pada tahun 2016. Dengan meningkatnya biaya pendidikan, siswa mencari cara alternatif untuk membeli materi pelajaran yang dibutuhkan. 

Dalam beberapa tahun terakhir, siswa perlahan-lahan beralih dari membeli buku teks cetak ke menyewa bahan pelajaran yang diperlukan sebagai strategi penghematan biaya. Perubahan di pasar buku teks ini telah mengakibatkan penerbit menderita kerugian pendapatan yang mengakibatkan penurunan royalti bagi penulis. Penerbit buku teks telah mulai meninjau kembali pendekatan mereka untuk menyediakan materi pendidikan sebagai sarana untuk mendapatkan tumpuan di pasar yang berkembang ini. 

Kemajuan teknologi yang berkelanjutan telah memberikan kesempatan bagi penerbit untuk menawarkan buku teks digital sebagai opsi penghematan biaya yang potensial untuk dipertimbangkan oleh siswa. Perubahan dan rebranding pasar menghadirkan pertanyaan, “Bagaimana masa depan buku teks cetak?” Baru-baru ini, sebuah penerbit besar mengumumkan bahwa mereka bergerak maju dengan mengalihkan fokus mereka dari memproduksi buku teks cetak ke menawarkan semua konten melalui akses digital. 

Memilih buku teks digital mungkin terdengar menjanjikan bagi siswa. Namun, pertanyaan telah diajukan mengenai keuntungan dan kerugian menggunakan metode ini untuk menyajikan materi pendidikan. 

Artikel ini membahas keuntungan dan kerugian potensial dari buku teks digital untuk dipertimbangkan oleh penulis dan pendidik.

KEUNTUNGAN

Keuntungan potensial dari buku teks digital telah dikaitkan dengan kemampuan format materi pendidikan ini. Area yang paling banyak dibahas oleh para ahli termasuk sumber daya interaktif dan kolaboratif, alat navigasi yang sudah dikenal, dan pembaruan waktu nyata.

Sumber Daya Interaktif dan Kolaboratif

Buku teks digital adalah bentuk elektronik dari buku teks cetak yang memerlukan penggunaan perangkat elektronik (misalnya, PC, laptop, tablet) untuk mengakses dan melihat kontennya. Buku teks digital memberikan kemudahan dalam membaca karena dapat diunduh, membuat konten tersedia secara offline, dan dapat dilihat di berbagai perangkat elektronik. 

Buku teks digital juga berisi sumber daya interaktif yang tidak ditemukan dalam materi pendidikan cetak. Contoh umum meliputi, tautan web langsung ke konten media seperti video, studi kasus interaktif, alat penyorotan dan anotasi, dan terjemahan audio. Selain itu, beberapa buku teks digital memiliki kemampuan kolaboratif di mana siswa dan pengajar dapat berbagi sorotan, anotasi, dan mengajukan pertanyaan satu sama lain. 

Kemampuan untuk mengintegrasikan sumber daya interaktif dan kolaboratif telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk membayangkan kembali bagaimana menyajikan konten dengan cara yang tidak terlalu stagnan dan inovatif. Penulis sekarang memiliki kemampuan untuk memenuhi gaya belajar siswa yang paling memahami konten yang disajikan secara visual dan verbal.

Meskipun terbatas, penelitian menunjukkan bahwa fitur interaktif dan kolaboratif dari buku teks digital dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. deNoyelles dan Raible menyarankan pandangan siswa mengenai kegunaan buku teks digital merupakan faktor berpengaruh terkait dengan keterlibatan siswa dalam konten.

Alat Navigasi yang familier

Siswa juga menemukan dan mencari informasi secara berbeda dalam buku teks digital. Item yang umum digunakan seperti daftar isi, indeks, dan nomor halaman tidak termasuk dalam buku teks digital. Siswa menemukan informasi dengan menggunakan hyperlink yang terkait dengan bab atau menggunakan fungsi pencarian perangkat elektronik untuk menemukan kata atau frasa kunci yang terkait dengan konten yang mereka cari. 

Alat navigasi memberi penulis kemampuan untuk merampingkan informasi yang disajikan dengan menghubungkan konten terkait dengan mudah di seluruh buku teks digital. 

Memiliki akses ke konten digital memudahkan siswa untuk membuat catatan dengan menyalin dan menempelkan informasi. Keterampilan yang diperlukan untuk menggunakan fungsi pencarian, bookmark, dan menyalin dan menempel informasi meniru tugas yang diselesaikan siswa saat menggunakan platform media sosial. Oleh karena itu, siswa mungkin lebih cenderung menggunakan fungsi-fungsi ini karena kenyamanan dan keakraban. 

Pembaruan Waktu Nyata

Relevansi informasi adalah faktor kunci lain dalam persepsi siswa tentang kegunaan buku teks digital. Secara historis penerbit buku teks telah mengikuti model memperbarui buku teks cetak kira-kira setiap tiga tahun. Praktik ini menghadirkan sedikit penghalang bagi penulis dan pendidik. 

Mengikuti model ini, penulis perlu mengikuti topik terkini dan bersiap untuk mensintesis perkembangan terkini saat memperbarui edisi teks cetak sebelumnya. Di sisi lain, pendidik menghadapi hambatan arus yang tersisa dalam mengajarkan standar praktik berbasis bukti karena jeda waktu sejak standar industri berubah dan buku teks cetak diperbarui.

KEKURANGAN

Penggunaan buku teks digital juga dikaitkan dengan potensi kerugian. Area yang paling dikhawatirkan oleh para ahli termasuk konten baru yang terbatas, ketidaksesuaian dengan preferensi, pemahaman yang menurun, dan kenaikan biaya.

Konten Baru Terbatas

Pemfokusan ulang penerbit untuk menawarkan buku teks digital versus buku cetak telah mengakibatkan penurunan kebutuhan akan penulis baru. Penerbit mengalihkan investasi mereka untuk mentransisikan buku teks yang sukses dari penulis mapan ke format digital. 

Perubahan fokus ini mengakibatkan penurunan kesepakatan antara penerbit dan penulis baru untuk membuat konten baru. Banyak pendidik menanggapi tantangan terbatasnya pilihan buku teks baru dengan menerbitkan sendiri dan menciptakan sumber daya pendidikan terbuka (OER) mereka sendiri. Sementara membuat dan menggunakan OER dipandang sebagai salah satu solusi, pertanyaan mengenai kualitasnya mulai muncul karena ketersediaan dan jangkauan topik meningkat secara dramatis.

Penurunan Pemahaman

Tingkat pemahaman siswa tampaknya berdampak negatif dalam situasi tertentu ketika konten disajikan dalam format digital. Singer dan Alexander menyimpulkan ketika melihat informasi yang lebih panjang dari satu halaman (500 kata), siswa dapat lebih memahami format cetak versus format digital karena efek pengguliran yang mengganggu. Singer dan Alexander juga menemukan bahwa siswa lebih mampu membuat daftar poin-poin penting dan mengingat detail ketika informasi disajikan di media cetak. Namun, tidak ada perbedaan yang dicatat antara digital dan cetak ketika siswa diminta untuk hanya menggambarkan ide-ide utama dari konten. 

Demikian pula, Delgado, Varga, Ackerman, dan Salmeron menyarankan siswa yang membaca buku teks cetak tampil lebih baik saat menjawab pertanyaan yang membutuhkan penalaran inferensial. Mungkin yang paling mengkhawatirkan adalah siswa tidak menyadari kekurangan kinerja mereka saat menggunakan buku teks digital. 

Naiknya Biaya

Buku teks digital bisa lebih murah hingga 60% daripada opsi cetak . Selain itu, siswa dapat memilih untuk menyewa buku teks digital selama satu semester versus membeli akses seumur hidup. Hal ini membuat buku teks digital menjadi pilihan yang menarik bagi siswa untuk dipertimbangkan daripada buku teks cetak. Namun, tren terbaru menyarankan pendidik menggabungkan konten kursus yang dikembangkan oleh penerbit dengan buku teks digital yang mengakibatkan biaya tambahan bagi siswa. 

KESIMPULAN

Kemajuan dalam kemampuan teknologi akan terus menjadi kekuatan pendorong perubahan yang terjadi dalam cara penulis membuat konten dan pendidik memfasilitasi pembelajaran. Keputusan penerbit untuk beralih ke pendekatan produksi digital adalah salah satu contoh bagaimana teknologi menciptakan era baru bagaimana buku teks dikembangkan, dibeli, dan dibaca. Di mana-mana buku teks digital mengharuskan penulis dan pendidik untuk menyadari potensi keuntungan dan kerugian untuk mendukung pengembangan, penyampaian dan efektivitas materi pendidikan digital.

Untuk Anda yang ingin membuat buku digital agar pekerjaan Anda lebih ringan, ruangbit dapat membantu Anda membuat buku digital online. Untuk konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi WA : 0813-5799-3755.

Visit Us

PO Box 223158
Road Wordwide Country, USA

Email us

support@mail.com
creative@digital_agency.com

call us

+91-234-567-8900
+91-234-567-8999

get in touch